Dampak hama wereng pada tanaman padi

Cepagan- Wabah hama wereng tengah melanda lahan pertanian di Desa Cepagan. Dampaknya, guna mengurangi resiko kerugian yang lebih besar, para petani di wilayah tersebut terpaksa memanen lebih cepat lahan padi milik mereka.

Marto, salah satu petani di desa Cepagan yang gagal panen karna hama tersebut ,

Menurutnya, hama wereng kali ini sangat luar biasah

Kata dia, wereng itu berasal  dari petakan sawah di sebelahnya yang bisa dikatakan gagal panen atau puso. Dari seluruh  luas lahan, hanya 10 persen padi yang utuh. Lainnya gosong akibat serangan wereng.

“Yang ini boleh saya katakan puso. Hanya tinggal beberapa persen,” ucapnya, sembari menunjukkan padi di petakan sawah yang sebagian besar gosong.

Dia mengakui, akibat hama wereng kali ini hasil panen turun 30-50 persen. Tetapi, ia lebih memilih panen dini daripada terserang lebih parah. Sebab, dalam kondisi serangan parah, padi siap panen akan gosong dan rebah. Pada saat rebah, bulir gabah terendam air dan mengakibatkan penurunan mutu.

“jadi ya hasil sudah agak maksimal, berkurang. Risiko merambat, semakin kena-semakin kena, otomatis kita mengambilnya akan semakin sulit. Karena nanti kalau pohonnya kena, mudah rebah. Kalau rebah dipanen susah. Kemudian mutu gabahnya jelek,” ujarnya.

sejumlah petani sudah berusaha mengantisipasi serangan wereng dengan menyemprotkan pestisida dan pembelahan barisan padi. Langkah itu dilakukan agar sinar matahari masuk dan dapat mengurangi dampak serangan wereng.

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan