UPACARA MUNGGAH MOLO

Cepagan adalah salah satu Desa yang masih kental dengan tradisi jawa, masyarakat Desa Cepagan Guyup rukun dalam kegiatan – kegiatan adat istiadat.(Kamis, 23  Januari 2020 )

Rumah merupakan salah satu dari kebutuhan Primer, dalam pepatah mengatakan Rumahku adalah Istanaku, oleh sebab iti sekiranya perlu memajatkan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah member i rizki. Rasa syukur ini dalam adat jawa di wujudkan dalam bentuk Upacara Adat Munggah Molo.

Upacara Adat Munggah Molo merupakan salah satu yang ada dalam tradisi jawa atau tradisi nenek moyang

Tradisi ini dilaksanakan ketika warga masyarakat mendirikan rumah, lebih tepatnya ketika menaikan kerangka atap, saya pribadi melihat langsung dan mengikuti prosesi munggahmolo tersebut, biasahnya dalam melaksanakan Upacara tersebut ada hitungan tersendiri (itungan jowo), dan ada berbagai sesaji, jajan pasar, nasi ingkung (nasi golong), sebelum molo di angat masyarakat biasahnya mengisi uang didalam kantong molo yang sudah disediakan oleh tukang kayu, setelah molo diangkat, si pemilik menyerukan adzan dan qomat, setelah molo terpasang diakhiri dengan makan nasi yang sudah di sediakan yang sebelumnya sudah di berikan do’a oleh pemuka agama. (Iwan)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan